Postingan-Keren

Blog gado-gado yang menyediakan tutorial dan download gratis

Breaking

Showing posts with label SISTEM TERDISTRIBUSI. Show all posts
Showing posts with label SISTEM TERDISTRIBUSI. Show all posts

Tuesday, 11 July 2017

05:50

Distributed File System - Sistem Terdistribusi

Operasi pada File :

Membuat(Create) =

  • Menentukan free space
  • Entry baru dibuat dalam tabel direktori yang mencatat nama dan lokasi
  • Ukuran yang diinisialisasi adalah 0
Menulis(Write)
  • OS melihat ke direktori untuk mencari lokasinya dalam disk
  • Lalu selanjutnya melakukan transfer dari memori ke lokasi dalam disk(suatu pointer digunakan sebagai penunjuk lokasi penulisan berikutnya).
  • Entry dalam direktori di update
Membaca(Read)
  • OS melakukan hal yang sama dengan penulisan file kecuali operasinya membaca dari lokasi dalam disk ke dalam memori.
Menghapus
  • OS melihat ke direktori mencari entry dengan nama yang dimaksud
  • Membebaskan space yang teralokasi
  • Menghapus entry
Reposition dalam file
  • OS melihat ke direktori untuk mencari entry yang dimaksud
  • Pointer di set dengan harga(lokasi) tertentu yang diberikan.
Menghapus dengan menyisakan atribut(Truncate)
  • Sama dengan menghapus file kecuali entry tidak dihapuskan tapi ukuran file diisi 0

File Service Con't

File System terdiri dari 2 bagian :
  • Kumpulan file yang masing masing menyimpan data-data yang berhubungan.
  • Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem
  • Masing-masing sistem operasi menggunakan cara yang berbeda dalam mengatur dan mengendalikan akses data dalam disk.
  • File sistem merupakan interface yang menguhubungkan sistem operasi dengan disk.
Karakteristik file sistem :
  • File sistem bertugas dalam organisasi storage ,retriveral(memperbaiki),penamaan,sharing,dan proteksi terhadap files.
  • File dikirim ke dalam disk atau non volatile storage media lainya.
  • File meliputi data dan attribut
  • File sistem didesain untuk menyimpan dan mengatur banyak dan besar file dengan fasilitas untuk membuat,memberi nama dan menghapus file.
  • File sistem juga bertanggung jawab untuk pengontrolan dari akses file,akses terbatas ke file oleh user yang berhak dan tipe-tipe dari akses yang diminta.

Pilihan Desain dalam File Service

  • Stateful  – server menyimpan informasi tentang file yang terbuka, dan posisi file sekarang (current position).  – Open (dibuka) sebelum access dan kemudian ditutup  – Menyediakan file locks
  • Stateless  – server tidak menyimpan state informasi  – operasi file harus mengandung semua yang diperlukan (memuat pesan yang lengkap).  – Dapat dengan mudah di-recovery apabila terjadi client ataupun server crash  – Membutuhkan extra lock server untuk mempertahankan state

Arsitektur File Service

Distributed File System - Sistem Terdistribusi

Layanan Flat File

  • Operasi pada file contents,layanan file flat berkonsentrasi pada pengimplementasian operasi dari konten suatu file,seperti read,write,create,delete,get,attribute,set attribute.
  • Unique File Identifier(UFIDs).
  • Penerjemah dari UFIDs ke lokasi file

Layanan Direktory

Layanan direktori menyediakan pemetaan antara nama teks untuk file dan UFID-nya

Operasi pelayanan direktori :

Layanan Direktory

Modul Client


  • Menyediakan aplikasi untuk mengakses layanan file jarak jauh secara transparan
  • Menyimpan status(state) : open files,Positions.
  • Mengetahui lokasi jaringan dari flat file dan directory server.





Monday, 10 July 2017

19:34

Clustering dan Grid Computing Sistem Terdistribusi

Clustering dan Grid Computing terbagi menjadi 2 komputasi :

  1. Komputasi Terkluster
  2. Komputasi Grid
Komputasi Terkluster : Cluster computer adalah suatu sistem perangkat keras dan perangkat lunak yang menggabungkan beberapa komputer dalam suatu jaringan,yang dimana komputer tersebut dapat bekerjasama dalam memproses suatu masalah.

Komponen yang terdapat pada Cluster Computer :
  • Node sistem komputer terdiri dari beberapa node paling sederhananya terdiri atas dua node. node disini adalah  komputer yang mandiri artinya mampu memproses tugas komputasi tanpa node lain.
  • Sistem operasi yang mendukung jaringan kumputer
  • Cluster middleware ,perangkat yang memungkinkan node yang ada bisa saling bekerjasama.
  • Aplikasi yang mendukung pemindahan tugas.

Tujuan Cluster Computer :
Hight availability Cluster : Pada sistem ini Cluster bertujuan untuk meningkatkan kerja komputasi dengan memecahkan tugas-tugas ke beberapa node.

Load Balancing : Tujuanya untuk membagi operasi node lain sehingga semua operasi tertangani dengan baik dan sebuah node tidak mempunyai load yang berlebihan

Keuntungan : 


  • Resource Sharing = Situs yang saling terhubung dengan yang lain sehingga situs yang satu dapat mengakses dan menggunakan sumber daya yang ada di situs lain.

  • Computation Speedup = Komputasi yang dipartisi menjadi beberapa subkomputasi sehingga komputasi dapat meningkat lebih cepat

  • Reliability = sebuah situs dapat melanjutkan operasi ketika situs yang lain mengalami kegagalan

  • Communication = Situs yang saling terhubung sehingga user dapat bertukar informasi


Kerugian : 

  • Jika tidak direncanakan dengan tepat, system bisa menurunkan proses komputasi.
  • Troubleshooting menjadi lebih rumit
  • Tidak semua proses komputasi cocok untuk dilakukan dalam system ini, karena besarnya keperluan komunikasi dan sinkronisasi antar komputer.



Komputasi Grid = Pengertian grid Computing adalah sebuah sistem komputasi terdistribusi,yang memungkinkan seluruh sumber daya(resource) dalam jaringan,seperti pemrosesan,bandwidth jaringan,dan kapasitas media penyimpan,membentuk sebuah sistem tunggal secara virtual.

Konsep Dasar dalam Grid Computing

  • Sumber daya dikelola dan dikendalikan secara lokal.
  • Sumber daya dapat mempunyai kebijakan dan mekanisme yang berbeda, mencakup Sumber daya komputasi yang dikelola oleh sistem batch berbeda.
  • Sifat alami dinamis yaitu Sumber daya dan pengguna dapat sering berubah.
  • Lingkungan kolaboratif bagi e-community (komunitas elektronik,di internet)



Cara Kerja Grid Computing

  • Sistem tersebut melakukan koordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dibawah suatu kendali terpusat.
  • Sistem tersebut menggunakan standard dan protokol yang bersifat terbuka. Komputasi grid disusun dari kesepakatan-kesepakatan terhadap masalah yang fundamental, dibutuhkan untuk mewujudkan komputasi bersama dalam skala besar.
  • Sistem tersebut berusaha untuk mencapai kualitas layanan yang canggih, yang jauh diatas kualitas layanan komponen individu dari komputasi grid tersebut.


Element dari Infrastruktur Grid

          Hardware / Sumber daya :
  • Mencangkup perangkat penyimpanan, prosesor, memory, jaringan, server dan system oprasi.
          Software :
  • Merupakan suatu perangkat yang menghubungkan semua middleware. Middleware adalah lapisan software yang berfungsi sebagai penghubung antar objek dari system yang berbeda 
          Orang / user :
  • Hanya meliputi pemelihara dan pemakai grid.


Keuntungan dasar dari Penerapan Komputasi Grid :

  • Lebih cepat dan lebih besar: Komputasi simulasi dan penyelesaian masalah dapat berjalan lebih cepat dan mencakup domain yang lebih luas
  • Perkalian dari sumber daya: Resource pool dari CPU dan storage tersedia ketika idle
  • Software dan aplikasi: Pool dari aplikasi dan pustaka standard, Akses terhadap model dan perangkat berbeda, Metodologi penelitian yang lebih baik
  • Data: Akses terhadap sumber data global, dan Hasil penelitian lebih baik


postingan keren